PROPOSAL
ENTREPRENEUR
BISNIS JILBAB LUKIS
Dosen :
Suwardi , SE
Nama : Gerry may biyantoro
Npm :
33113688
Kelas :
3DB10
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI
UNIVERSITAS GUNADARMA
Berlokasi Di jln KH. Noer Ali Kalimalang,
Bekasi Jawa Barat, Indonesia
Telp (021)88860117, (021)88860118
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Sekarang ini, kebudayaan berkerudung semakin meluas. Banyak para wanita
yang kini memilih untuk berkerudung. Dan tidak sedikit pula hijab kini
dijadikan salah satu tren busana yang banyak diminati, Islam mewajibkan untuk
semua wanita-wanita muslim yang telah balegh atau cukup umur untuk menutup
aurat. Namun perintah tersebut agaknya sedikit terabaikan. Karena banyak
mahasiswi ataupun wanita-wanita muslimah yang merasa dengan berkerudung
membatasi kreativitas fashion bagi mereka.
Padahal sebenarnya berkerudung justru
membuat wanita terlihat semakin cantik dan anggun. Apalagi apabila dilakukan
dengan memodifikasi jilbab yang dikenakan menjadi berbagai model dan
diserasikan dengan busana yang dikenakan. Berkerudung membuat wanita semakin
terlihat cantik, sopan dan memancarkan kesejukan dari dalam dirinya. Untuk itu,
agar membuat wanita semakin cantik ketika berkerudung, dan membuang kesan buruk
tentang berkerudung, Kami menawarkan produk yaitu hijab lukis. kami menyediakan
berbagai pilihan jilbab dengan bahan dasar jilbab paris dan telah dipasangkan
dengan iket atau dalaman jilbab. Keunikan dari jilbab yang kami produksi adalah
melukis jilbab ini dengan berbagai motif yang menarik menggunakan potongan kain
perca yang dijahit dengan benang sulam.
Cara membuat kerudung lukis ini suli –
sulit gampang karena dalam pembuatannya membutuhkan ketelitian yang ekstra, dan
kesabaran dari produsen karena pembuatannya sangat rumit, Untuk membuat hiasan
kerudung ini, kami cukup menyediakan krudung paris polos, kain perca yang
berwarna-warni, beraneka ragam warna benang sulam, dan iket atau dalaman
kerudung. Krudung paris di lukis dengan menggunakan kain perca dan benang
sulam, tentunya dengan keahlian dan teknik khusus yang bisa dipelajari. Dalaman
krudung atau iket bisa dibuat dari kain perca itu sendiri ataupun dari kain
iket yang kemudian dihiasi kain perca dan benang sulam, sama hal nya dengan
krudung paris. Motif yang kami sajikan beraneka ragam sesuai dengan warna
kerudung dan iket yang di gunakan.
1.2
Gambaran Umum
1.
Visi dan Misi
VISI :
Menjadikan
jilbab lukis sebagai jilbab favorit masyarakat dan dapat membantu kaum
hawa
khususnya remaja putri agar tidak kesulitan memilih berbagai motif jilbab yang
berkualitas.
MISI :
1.
Menghasilkan produk yang menarik dan berkualitas baik
2.
mengembangkan desain-desain dan model jilbab
muslim/muslimah yang trendy dengan tanpa menghilangkan konsep etika yang islami
dalam berbusana
3.
Membudayakan jilbab sebagai salah satu Simbol
Kecantikan dan Keanggunan wanita
2.
Tujuan
Dapat membantu kaum hawa khususnya
remaja putri agar tidak kesulitan memilih berbagai motif jilbab yang
berkualitas dan Tetap terlihat modis dan percaya diri walaupun berjilbab.
3.
Barang Yang
Dihasilkan
Nama usaha : Jilbab Lukis
Bidang usaha : Produk/Barang
Jenis/Produk : Kreasi Jilbab
4.
Motto
Cantik iman, Cantik hati, Cantik
fisik, tetap Trendy dan Syar’I bersama Jilbab Lukis.
BAB II
RENCANA
PEMASARAN
2.1 Penentuan Segmen Pasar
Pemasaran dilakukan yang mayoritas
mengenakan jilbab seperti perkumpulan kampus-kampus dan majelis taklim atau
sekelompok pengajian
2.2 Target Pasar
Semua kalangan,baik remaja maupun
para ibu rumah tangga
2.3 Cara Promosi dan Penjualan
1. Dengan
menawarkan kepada tetangga secara door to door
2. Bergabung disuatu majelis taklim
atau kelompok pengajian
3. Melalui
media social (facebook,Instagram,blog dsb)
4. Membuat
brosur berisi produk – produk baru yang akan ditempel
tiap bulannya.
2.4 Sasaran Pasar
Sasaran kami adalah seluruh wanita
muslim dari segala usia. Baik yang telah memggunakan jilbab maupun yang belum.
Untuk itu kami memulai promosi dari daerah yang mayoritas penduduknya beragama
Islam serta kerap mengadakan perkumpulan. Karena kami menganggap promosi akan
lebih efektif jika terjadi dalam suatu kelompok. Selain itu kami juga mempunyai
rumah produksi yang siap didatangi siapa saja dan siap melayani jasa konsultasi
serta pemesanan.
2.5 Sistem Pemasaran
Sistem penjualan dan distribusi
produk “Jilbab Lukis” adalah dengan menawarkan ke orang-orang atau
secara door to door . sehingga kita menarik konsumen untuk mengenal produk
kita. Dalam usaha ini yang memproduksi, promosi dan memasarkan produk ini telah
di atur dalam penugasan masing-masing.
2.6 Target Penjualan
Adapun kuantitas produk yang akan
terjual adalah sebagai berikut :
1. Target Penjualan satu hari 5 buah jilbab
lukis
2. Target Penjualan satu bulan 50
buah jilbab lukis
2.7 Strategi
Pemasaran
A. Product
(produk) : Hijab lukis memang telah
banyak dijumpai di berbagai pusat perbelanjaan. Namun kami memberikan motif
yang berbeda dan tampak lebih elegan serta lebih manis dengan bahan-bahan
sulam. Selain itu kami juga menyediakan jasa konsultasi tata cara memakai jilbab
sehingga terlihat lebih menarik, anggun dan sesuai dengan busana yang
dikenakan.
B. Quality
: Produk kami mempunyai ciri khas
tersendiri dengan motif-motif yang bervariasi, Harga yang kompetitif, Style
modern dan menarik Disertai aksesoris yang unik , Memanfaatkan bahan yang sudah
tidak bernilai ekonomis, menjadi barang yang lebih memiliki nilai jual.
C. Price (Harga)
: 1 hari = 5 x Rp35.000,- = Rp175.000,-
1 bulan = (5
x30)x R35.000,- = Rp5.250.000,-
Sehingga
apabila target kami tercapai, income yang kami dapat selama satu bulan sebanyak
Rp5.250.000,- dengan menjual 150 jilbab
perbulan.
D. Place
(Tempat) : produksi produk kami adalah kampus-kampus dan majelis taklim .
BAB III
ANALISA
PERSAINGAN
Sebelum melaksanakan suatu usaha baru,
kita perlu mengetahui hal-hal atau aspek-aspek yang berpengaruh terhadap usaha
tersebut. Hal tersebut diantaranya adalah aspek kekuatan (strength), kelemahan
(weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threats). Dengan melakukan
analisis terhadap hal-hal tersebut diharapkan usaha akan berjalan lancar dan
sukses. Berikut adalah kelemahan dan kekuatan dari masing-masing aspek diatas :
A. Strength (Kekuatan)
1.
Bertanggung jawab, disiplin kerja, kreatif dan
inovatif
2.
Dapat memenuhi kebutuhan pelanggan
3.
Memberikan pelayanan terbaik terhadap pelanggan
4.
Menjual jilbab lukis yang trendy dan modis
B. Weaknes (Kelemahan)
A.
Dikarenakan produk kami dibuat dengan tangan sehingga
jumlah dari kuantitas barang dengan motif yang sama terbatas.
B.
Tidak dapat menjangkau semua golongan masyarakat yang
menjadi pembeli yang langsung menggunakan jilbab tersebut, yaitu laki-laki dan
masyarakat non muslim
C. Ancaman
Munculnya
usaha baru yang sejenis yang berusaha menyaingi perusahaan kami, dengan style-style terbaru.
BAB IV
RENCANA
PRODUKSI
4.1
BAHAN DAN
PERALATAN
a.
Bahan Produksi
·
Jilbab paris
·
Benang sulam
·
Kain perca
·
Cat untuk bahan
b.
Peralatan Produksi
·
Gunting
·
Jarum sulam
·
Kuas
C. Perlengkapan
·
Plastik kemasan
4.2
LANGKAH
PEMBUATAN PRODUK
1. Siapkan jilbab polos dengan berbahan kain paris
2. Siapkan alas penyanggah dari kayu (berbentuk
kotak, segi tiga, dsb) atau
bahan lainnya
yang agak padat sebagai tempat menempelnya jilbab saat
dilukis, agar bagian bawah kain yang
terkena cat tidak langsung menempel pada
kain lain atau benda lain.
3. Siapkan motif yang akan dilukis.
4. Gunakan cat acrylic merk phoenix atau lainnya
asalkan sifat cat tersebut bila
kering menjadi seperti karet.
5. Gunakan
beberapa kuas paling kecil dan air untuk pengencer cat sekaligus
6. Usahakan
cat yang akan ditorehkan tetap kental, jangan encer.
7. Cat yang
telah di lukiskan ke jilbab terkesan timbul, dengan penebalan tertentu.
8. Keringkan
hasil lukisan dengan diangin-anginkan, bisa dibantu dengan lampu
atau hairdryer.
9. Bila telah
kering, sterikalah perlahan dengan melapisi permukaannya dengan
kain kaos
10. Jangan
takut akan melebar atau salah coret, karena bila cat kering hasilnya
akan terkesan abstrak dan indah.
11. Beri
kesan terang atau tiga demensi dengan cara pertebal dan diperterang
dengan warna yang lebih muda pada
bagian-bagian tertentu.
12. Jilbab
lukis siap dipakai .
BAB V
RENCANA
KEUANGAN
5.1 Harga
Pokok
Rincian Biaya
|
No
|
Nama Barang
|
Jumlah Barang
|
Harga Satuan
|
Jumlah Harga
|
|
1
|
Jilbab paris
|
50 buah
|
Rp. 10.000
|
Rp. 500.000
|
|
2
|
Benang sulam
|
5 pak
|
Rp. 7.000
|
Rp. 35.000
|
|
3
|
Kain perca
|
1 karung
|
Rp. 60.000
|
Rp. 60.000
|
|
4
|
Cat untuk bahan
|
1 kg
|
Rp. 50.000
|
Rp. 50.000
|
|
5
|
Gunting
|
10 buah
|
Rp. 15.000
|
Rp. 150.000
|
|
6
|
Plastik Kemasan
|
2 pak
|
Rp. 5000
|
Rp. 10.000
|
|
7
|
Kuas
|
10 buah
|
Rp. 8000
|
Rp. 80.000
|
|
TOTAL
|
Rp. 885.000
|
|||
5.2 Harga Jual
Biaya tetap yang
dibutuhkan untuk 1 bulan adalah Rp. 885.000 : 12 bulan = Rp. 73.750 Total biaya
produksi yang dikeluarkan per bulan = Rp 73.750 + Rp 885.000 = Rp 958.75 Biaya
per unit adalah Total biaya produksi dalam 1 bulan : jumlah produk yang
dihasilkan per bulan.
958.750 : 50 buah = 19.175
Harga jual per unit Rp 18.000.
PENUTUP
Ø Kesimpulan.
Jilbab
lukis ini merupakan modifikasi dari jilbab paris pada umumnya yang kami beri
motif serta ornamen agar lebih terlihat menarik dan juga indah bila dipakai dan
dapat menambah kepercayaan diri pemakainya karena jilbab kami ini memiliki
motif yang unik dan menarik serta motif produkkami sifat nya limited edition.
Ø Kritik dan
Saran.
Produk
menitik beratkan kepada unsur keindahan yang terkandung di dalamnya. Sehingga
membedakan jilbab lukis dengan jilbab lain yang kini telah merebak di pasaran.
Oleh karena itu, keterampilan dan keahlian menjadi sangat penting dalam
memproduksi jilbab kami ini. Sehingga dengan berjilbab pun seseorang tetap
dapat terlihat cantik, modis dan menarik sehingga tidak terkesan monoton dan
jadul.Kritik dan saran yang membangun senantiasa kami tunggu demi kemajuan
usaha kreasi jilbab kami dimasa mendatang.
