Jumat, 25 Desember 2015

Proposal Bisnis Hijab Lukis


PROPOSAL
ENTREPRENEUR
BISNIS JILBAB LUKIS 


Dosen :  Suwardi , SE

     Nama :  Gerry may biyantoro
     Npm   :  33113688
     Kelas  :  3DB10


SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

UNIVERSITAS GUNADARMA
Berlokasi Di jln KH. Noer Ali Kalimalang,
Bekasi Jawa Barat, Indonesia
Telp (021)88860117, (021)88860118





BAB I
PENDAHULUAN
1.1            Latar Belakang

           Sekarang ini, kebudayaan berkerudung semakin meluas. Banyak para wanita yang kini memilih untuk berkerudung. Dan tidak sedikit pula hijab kini dijadikan salah satu tren busana yang banyak diminati, Islam mewajibkan untuk semua wanita-wanita muslim yang telah balegh atau cukup umur untuk menutup aurat. Namun perintah tersebut agaknya sedikit terabaikan. Karena banyak mahasiswi ataupun wanita-wanita muslimah yang merasa dengan berkerudung membatasi kreativitas fashion bagi mereka.
         Padahal sebenarnya berkerudung justru membuat wanita terlihat semakin cantik dan anggun. Apalagi apabila dilakukan dengan memodifikasi jilbab yang dikenakan menjadi berbagai model dan diserasikan dengan busana yang dikenakan. Berkerudung membuat wanita semakin terlihat cantik, sopan dan memancarkan kesejukan dari dalam dirinya. Untuk itu, agar membuat wanita semakin cantik ketika berkerudung, dan membuang kesan buruk tentang berkerudung, Kami menawarkan produk yaitu hijab lukis. kami menyediakan berbagai pilihan jilbab dengan bahan dasar jilbab paris dan telah dipasangkan dengan iket atau dalaman jilbab. Keunikan dari jilbab yang kami produksi adalah melukis jilbab ini dengan berbagai motif yang menarik menggunakan potongan kain perca yang dijahit dengan benang sulam.
        Cara membuat kerudung lukis ini suli – sulit gampang karena dalam pembuatannya membutuhkan ketelitian yang ekstra, dan kesabaran dari produsen karena pembuatannya sangat rumit, Untuk membuat hiasan kerudung ini, kami cukup menyediakan krudung paris polos, kain perca yang berwarna-warni, beraneka ragam warna benang sulam, dan iket atau dalaman kerudung. Krudung paris di lukis dengan menggunakan kain perca dan benang sulam, tentunya dengan keahlian dan teknik khusus yang bisa dipelajari. Dalaman krudung atau iket bisa dibuat dari kain perca itu sendiri ataupun dari kain iket yang kemudian dihiasi kain perca dan benang sulam, sama hal nya dengan krudung paris. Motif yang kami sajikan beraneka ragam sesuai dengan warna kerudung dan iket yang di gunakan.


1.2            Gambaran Umum
1.      Visi dan Misi
      VISI :
Menjadikan jilbab lukis sebagai jilbab favorit masyarakat dan dapat membantu kaum 
hawa khususnya remaja putri agar tidak kesulitan memilih berbagai motif jilbab yang
berkualitas.
MISI :
1.      Menghasilkan produk yang menarik dan berkualitas baik
2.      mengembangkan desain-desain dan model jilbab muslim/muslimah yang trendy dengan tanpa menghilangkan konsep etika yang islami dalam berbusana
3.      Membudayakan jilbab sebagai salah satu Simbol Kecantikan dan Keanggunan wanita
2.      Tujuan
Dapat membantu kaum hawa khususnya remaja putri agar tidak kesulitan memilih berbagai motif jilbab yang berkualitas dan Tetap terlihat modis dan percaya diri walaupun berjilbab.   
3.      Barang Yang Dihasilkan
      Nama usaha          : Jilbab Lukis
      Bidang usaha        : Produk/Barang
      Jenis/Produk         : Kreasi Jilbab

4.      Motto
Cantik iman, Cantik hati, Cantik fisik, tetap Trendy dan Syar’I bersama Jilbab Lukis.





   BAB II
RENCANA PEMASARAN

2.1 Penentuan Segmen Pasar
Pemasaran dilakukan yang mayoritas mengenakan jilbab seperti perkumpulan kampus-kampus dan majelis taklim atau sekelompok pengajian
2.2 Target Pasar
Semua kalangan,baik remaja maupun para ibu rumah tangga
2.3 Cara Promosi dan Penjualan
1. Dengan menawarkan kepada tetangga secara door to door
2. Bergabung disuatu majelis taklim atau kelompok pengajian
3. Melalui media social (facebook,Instagram,blog dsb)
4. Membuat brosur berisi produk – produk baru yang akan ditempel
    tiap bulannya.          
2.4 Sasaran Pasar
Sasaran kami adalah seluruh wanita muslim dari segala usia. Baik yang telah memggunakan jilbab maupun yang belum. Untuk itu kami memulai promosi dari daerah yang mayoritas penduduknya beragama Islam serta kerap mengadakan perkumpulan. Karena kami menganggap promosi akan lebih efektif jika terjadi dalam suatu kelompok. Selain itu kami juga mempunyai rumah produksi yang siap didatangi siapa saja dan siap melayani jasa konsultasi serta pemesanan.        
  2.5 Sistem Pemasaran
          Sistem penjualan dan distribusi produk  “Jilbab Lukis”  adalah dengan menawarkan ke orang-orang atau secara door to door . sehingga kita menarik konsumen untuk mengenal produk kita. Dalam usaha ini yang memproduksi, promosi dan memasarkan produk ini telah di atur dalam penugasan masing-masing.
     2.6 Target Penjualan
Adapun kuantitas produk yang akan terjual adalah sebagai berikut :
1. Target Penjualan satu hari 5 buah jilbab lukis
2. Target Penjualan satu bulan 50 buah jilbab lukis

2.7 Strategi Pemasaran
A.      Product (produk) : Hijab lukis memang telah banyak dijumpai di berbagai pusat perbelanjaan. Namun kami memberikan motif yang berbeda dan tampak lebih elegan serta lebih manis dengan bahan-bahan sulam. Selain itu kami juga menyediakan jasa konsultasi tata cara memakai jilbab sehingga terlihat lebih menarik, anggun dan sesuai dengan busana yang dikenakan.
B.      Quality :  Produk kami mempunyai ciri khas tersendiri dengan motif-motif yang bervariasi, Harga yang kompetitif, Style modern dan menarik Disertai aksesoris yang unik , Memanfaatkan bahan yang sudah tidak bernilai ekonomis, menjadi barang yang lebih memiliki nilai jual.
C.      Price (Harga) : 1 hari = 5 x Rp35.000,- = Rp175.000,-
1 bulan = (5 x30)x R35.000,- = Rp5.250.000,-
Sehingga apabila target kami tercapai, income yang kami dapat selama satu bulan sebanyak Rp5.250.000,- dengan menjual  150 jilbab perbulan.
D.     Place (Tempat) : produksi produk kami adalah kampus-kampus dan majelis taklim .






BAB III
ANALISA PERSAINGAN
      Sebelum melaksanakan suatu usaha baru, kita perlu mengetahui hal-hal atau aspek-aspek yang berpengaruh terhadap usaha tersebut. Hal tersebut diantaranya adalah aspek kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threats). Dengan melakukan analisis terhadap hal-hal tersebut diharapkan usaha akan berjalan lancar dan sukses. Berikut adalah kelemahan dan kekuatan dari masing-masing aspek diatas :
A.    Strength (Kekuatan)
1.         Bertanggung jawab, disiplin kerja, kreatif dan inovatif
2.         Dapat memenuhi kebutuhan pelanggan
3.         Memberikan pelayanan terbaik terhadap pelanggan
4.         Menjual jilbab lukis yang trendy dan modis
B.    Weaknes (Kelemahan)
A.      Dikarenakan produk kami dibuat dengan tangan sehingga jumlah dari kuantitas barang dengan motif yang sama terbatas.
B.      Tidak dapat menjangkau semua golongan masyarakat yang menjadi pembeli yang langsung menggunakan jilbab tersebut, yaitu laki-laki dan masyarakat non muslim
C.    Ancaman
Munculnya usaha baru yang sejenis yang berusaha menyaingi perusahaan  kami, dengan style-style terbaru.




BAB IV
RENCANA PRODUKSI


4.1     BAHAN DAN PERALATAN

a.      Bahan Produksi
·         Jilbab paris
·         Benang sulam
·         Kain perca
·         Cat untuk bahan

b.      Peralatan Produksi
·         Gunting
·         Jarum sulam
·         Kuas

C.    Perlengkapan
·         Plastik kemasan






4.2     LANGKAH PEMBUATAN PRODUK


1.  Siapkan jilbab polos dengan berbahan kain paris
2.  Siapkan alas penyanggah dari kayu (berbentuk kotak, segi tiga, dsb) atau
     bahan   lainnya yang agak padat sebagai tempat menempelnya jilbab saat
     dilukis, agar bagian bawah kain yang terkena cat tidak langsung menempel pada
     kain lain atau benda lain.
3.  Siapkan motif yang akan dilukis.
4.  Gunakan cat acrylic merk phoenix atau lainnya asalkan sifat cat tersebut bila
     kering menjadi seperti karet.
5. Gunakan beberapa kuas paling kecil dan air untuk pengencer cat sekaligus
6. Usahakan cat yang akan ditorehkan tetap kental, jangan encer.
7. Cat yang telah di lukiskan ke jilbab terkesan timbul, dengan penebalan tertentu.
8. Keringkan hasil lukisan dengan diangin-anginkan, bisa dibantu dengan lampu
    atau hairdryer.
9. Bila telah kering, sterikalah perlahan dengan melapisi permukaannya dengan
     kain kaos
10. Jangan takut akan melebar atau salah coret, karena bila cat kering hasilnya
      akan terkesan abstrak dan indah.
11. Beri kesan terang atau tiga demensi dengan cara pertebal dan diperterang
      dengan warna yang lebih muda pada bagian-bagian tertentu.
12. Jilbab lukis siap dipakai .







BAB V
RENCANA KEUANGAN
5.1   Harga Pokok

       Rincian Biaya
No
Nama Barang
Jumlah Barang
Harga Satuan
Jumlah Harga
1
Jilbab paris
50 buah
Rp. 10.000
Rp. 500.000
2
Benang sulam
5 pak
Rp. 7.000
Rp. 35.000
3
Kain perca
1 karung
Rp. 60.000
Rp. 60.000
4
Cat untuk bahan
1 kg
Rp. 50.000
Rp. 50.000
5
Gunting
10 buah
Rp. 15.000
Rp. 150.000
6
Plastik Kemasan
2 pak
Rp. 5000
Rp. 10.000
7
Kuas
10 buah
Rp. 8000
Rp. 80.000
TOTAL
Rp. 885.000













5.2   Harga Jual
        Biaya tetap yang dibutuhkan untuk 1 bulan adalah Rp. 885.000 : 12 bulan = Rp. 73.750 Total biaya produksi yang dikeluarkan per bulan = Rp 73.750 + Rp 885.000 = Rp 958.75 Biaya per unit adalah Total biaya produksi dalam 1 bulan : jumlah produk yang dihasilkan per bulan.
       958.750 : 50 buah = 19.175
       Harga jual per unit Rp 18.000.




PENUTUP
Ø  Kesimpulan.
Jilbab lukis ini merupakan modifikasi dari jilbab paris pada umumnya yang kami beri motif serta ornamen agar lebih terlihat menarik dan juga indah bila dipakai dan dapat menambah kepercayaan diri pemakainya karena jilbab kami ini memiliki motif yang unik dan menarik serta motif produkkami sifat nya limited edition.
Ø  Kritik dan Saran.
Produk menitik beratkan kepada unsur keindahan yang terkandung di dalamnya. Sehingga membedakan jilbab lukis dengan jilbab lain yang kini telah merebak di pasaran. Oleh karena itu, keterampilan dan keahlian menjadi sangat penting dalam memproduksi jilbab kami ini. Sehingga dengan berjilbab pun seseorang tetap dapat terlihat cantik, modis dan menarik sehingga tidak terkesan monoton dan jadul.Kritik dan saran yang membangun senantiasa kami tunggu demi kemajuan usaha kreasi jilbab kami dimasa mendatang.